Menu Tutup

Pengaruh Cooling Pad Pada Temperature Laptop

Bagi sebagian orang, terutama Gamer, panas berlebih yang bahkan sampai menyebabkan thermal throttling menjadi masalah yang besar. Bagaimana tidak, udara panas dapat keluar dari sela-sela keyboard sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Belum lagi turunnya performa laptop yang dapat membuat LAG, tentu ini sangat mengurangi pengalaman bermain game.

Dari masalah ini mungkin di pikiran anda muncul pertanyaan, Penting gak sih Cooling Pad? Kira-kira pengaruhnya besar gak ya? Nanti udah beli mahal-mahal, ternyata efeknya nggak sesuai sama dana yang sudah gue keluarin.

Di postingan kali ini RespectBlog akan mencoba menjawab pertanyaan kalian dengan melakukan test langsung penggunaan dan pengaruh Cooling Pad terhadap laptop yang di gunakan untuk pekerjaan berat.

Testbed :

Disini RezpectBlog menggunakan device Acer Nitro 5 AN 515-52 dengan spesifikasi :
Prosesor          : Intel Kaby Lake Core i5-8300HQ CPU
Graphic Cards : Intel HD 630 + Nvidia GTX 1050 Ti 4GB
Memory           : 1×8 Gb DDR4

Untuk cooling pad, yang kami gunakan adalah Cooler Master Notepal U2 Plus, dengan fan speed 2000±10% RPM dan berbahan alumunium.

Skenario Pengujian :

Untuk mendapatkan data suhu maximal yang di capai, pengetesan di lakukan dengan menjalankan game Far Cry 5, ditambah mod grafis SweetFX dan kualitas grafis diatur ke Ultra dengan resolusi 1920x1080p. Dilakukan dengan lama waktu 15 menit per skenario.

Software monitoring yang kami gunakan adalah CPUID HWMonitor, yang di buka sebelum launch game Far Cry 5.

https://i2.wp.com/laptopmedia.com/wp-content/uploads/2018/01/DSC03709.jpg
https://i2.wp.com/laptopmedia.com/wp-content/uploads/2018/01/DSC03709.jpg

 

Berhubung fan Cooler Master Notepal U2 ini dapat di pindah, kami meletakan kedua fan tersebut tepat  berada di bawah CPU dan GPU karena memang letaknya yang berdekatan, sehingga Nitro 5 ini menurut kami memilki desain pembuangan panas yang kurang baik karena panas dari prosesor(ada di sebelah pojok kanan ventilasi pembuangan) harus melewati GPU dan berada jauh dari kipas pendingin.

Data :
Dari pengujian yang kami lakukan dengan skenario di atas kami mendapatkan data sebagai berikut :

Dengan Cooling Pad, dalam satuan Celcius
Dengan Cooling Pad, dalam satuan Celcius
Tanpa Cooling Pad, dalam satuan Celcius
Tanpa Cooling Pad, dalam satuan Celcius

Kesimpulan :

Dari data hasil pengujian di atas dapat dilihat bahwa cooling pad mampu menurunkan temperature laptop yang cukup signifikan. Cooling pad dapat memberikan ruang lebih lega di bawah laptop sehingga sirkulasi udara lebih lancar, di bantu dengan kipas dari cooling pad tersebut yang langsung mengarah ke titik panas.

Perlu diperhatikan, tidak semua penggunaan cooling pad yang sama dapat menghasilkan hasil yang sama juga di device yang berbeda. Saat memilih untuk membeli, kalian harus mengetahui dimana letak titik panas laptop, dan apakah udara dari kipas cooling dapat masuk untuk mendinginkan komponen tersebut. Bahan cooling pad pun juga dapat berpengaruh, seperti bahan alumunium yang dapat menyerap panas dengan baik, tentunya akan menghasilkan pendinginan yang lebih baik juga.

See you next time~

Related Posts